Jumat, 30 Desember 2016

Sajak Teddy ANM - Pitaloka

PITALOKA


Hanyir getih sumilir katebak angin
Sora perang ngahuru saban jajantung
Tapi, mangsa lawas anu natrat
Bet narembongan
Éstu témbrés lir gurilap matapoé
Na seuseukeut pedang ajal

Diri nu gelar ka alam dunya
Horéng ukur waruga
Nu diwayangkeun asih bapa
Asih indung, asih kadang kulawarga

Tali asih nu nalikung tambah réa paméntana
Diajénan, diméménan,
Tapi teu boga meunang pamilih

Karep bapa jadi karep diri kuring
Kacua balaréa jadi kacua diri sorangan
Hirup mangalir ti Rahim ka Tegal Bubat

Sora perang mumbul ka jomantara
Tapi laju jadi réhé

Kuring surti,
Ayeuna,
Di Tegal Bubat,
Sakabéh tali asih
Nu nalikung léngkah kuring geus paragat
Tapi, moal lana

“Patrem, upama kuring henteu bisa milih jalan hirup,
Ayeuna kuring seja milih jalan pati”


(Karya : Teddy A.N Muhtadin - 2005
Diambil dari : Sawatara Sajak Sunda "Neangan Bulan")

0 komentar:

Puisi W.S Rendra - Kangen

KANGEN


Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
Kau tak akan mengerti segala lukaku
Karena luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kanen dan sepi
Itulah berarti
Aku tungku tanpa api


(Karya : W.S. Rendra)


0 komentar:

Senin, 26 Desember 2016

Mukadimah (Kata Pembuka)

Halo,,,
Selamat datang di Saung Puisi,

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam semoga dicurahkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. keluarga dan sahabat. Selanjutnya, dengan segala kerendahan hati, admin mengucapkan banyak terima kasih atas kesudian saudara dan saudari pembaca mengunjungi blog ini. Semoga apa yang admin suguhkan dalam blog ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Amin.
Kenapa blog ini dinamankan Saung Puisi? Blog ini dinamakan saung puisi karena isi dari keseluruhan dalam blog ini adalah seputar dunia puisi atau sajak, baik itu seputar pembahasan tentang puisi maupun karya-karya puisi yang ditulis oleh admin sendiri maupun dari berbagai sastrawan jalanan, daerah, Indonesia maupun Asing.
Saung puisi diambil dari bahasa Sunda, “saung” yang berarti rumah. Jadi saung puisi adalah rumahnya puisi-puisi. Adapun nantinya puisi-puisi yang akan ada dalam blog ini terdiri dari puisi berbahasa daerah, Indonesia ataupun asing.
Mungkin begitu saja perkenalan yang singkat dari blog admin ini. Bagi yang tidak suka tidak usah diambil ribet, anda bisa langsung meninggalkan blog ini dimanapun dan kapanpun. Selanjutnya, bagi yang penasaran dengan keterlanjutan blog ini yang akan gimana nantinya, pantengin terus  saungnapuisi.blogspot.com dan jangan lupa like, comment, and share di setiap artikel blog admin ini yang menurut pembaca itu layak disebut sebagai sebuah karya yang baik.
Akhir kata, admin ucapkan terima kasih bagi yang sudah berkunjung ke sini dan mau menyimak artikel-artikel dan karya-karya di blog ini.

Terima kasih, atas kunjungannya,,,




0 komentar: