Puisi Khalil Gibran - Rahasia Jodoh
RAHASIA JODOH
Berpasangan
engkau telah diciptakan
Dan
selamanya engkau akan berpasangan
Bergandingan
tanganlah dikau
Hingga
sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala
Dalam
ikatan agung menyatu kalian
Saling
menataplah dalam keharmonian
Dan bukanlah
hanya saling menatap ke depan
Tapi
bagaimana melangkah ke tujuan semula
Berpasangan
engkau dalam mengurai kebersamaan
Kerana
tidak ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian
Bahkan
keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam
Berpasangan
engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan
Ya,
bahkan bersama pula dalam menikmatinya
Kerana
alam dan kurniaan Tuhan
Terlampau
luas untuk dinikmati sendirian
Bersamalah
engkau dalam setiap keadaan
Kerana
kebahagiaan tersedia, bagi mereka yang menangis
Bagi mereka
yang disakiti hatinya, bagi mereka yang mencari,
Bagi
mereka yang mencoba
Dan bagi
mereka yang mampu memahami erti hidup bersama
Kerana
mereka itulah yang menghargai pentingnya
Orang-orang
yang pernah hadir dalam kehidupan mereka
Bersamalah
dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu
Ya,
bahkan bersama pula kalian dalam musim sunyi
Namun
biarkan ada ruang antara kebersamaan itu
Tempat
angin syurga menari-nari diantara bahtera sakinahmu
Berkasih-kasihlah,
namun jangan membelenggu cinta
Biarkan
cinta mengalir dalam setiap titisan darah
Bagai
mata air kehidupan
Yang
gemerciknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa
Saling
isilah minumanmu tapi jangan minum dari satu piala
Saling
kongsilah rotimu tapi jangan makan dari pinggan yang sama…
Menyanyilah
dan menarilah bersama dalam suka dan duka
Hanya
biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya
Kerana
dawai-dawai biola, masing-masing punya kehidupan sendiri
Walau
lagu yang sama sedang menggetarkannya
Sebab
itulah simfoni kehidupan
Berikan
hatimu namun jangan saling menguasainya
Jika
tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri
Yang
kalian temukan dalam dia
Dan
lagi, hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya
Tegaklah
berjajar namun jangan terlampau dekat
Bukankah
tiang-tiang candi tidak dibina terlalu rapat?
Dan
pohon jati serta pohon cemara
Tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing?
(Karya : Khalil Gibran)

0 komentar: